There are currently 2793 movies on our website.

Percakapan antara Berlusconi dan Sacchi pada 1987

0
( High Definition )

Eks pengasuh AC Milan, Arrigo Sacchi, mengungkapkan sesuatu perbincangan antara dirinya dan Kepala Negara Silvio Berlusconi pada 1987.

pada waktu itu itu, Sacchi tetap berstatus Selayak pengasuh Parma. Dia bikin Berlusconi kagum disebabkan Parma bikin kalah Milan pada fase kelompok dan babak gugur Coppa italia.

Berlusconi pun memberanikan diri untuk memberi penyampaian ketertarikannya pada Sacchi.

“waktu itu, saya mengira bahwa dia ingin mengulas tentang pemain kami. terbukti, dia menyebutkan, ‘Saya memonitor Anda’,’ kata Sacchi pada La Gazzetta dello Sport.

“Saya membalas, ‘Entah apakah Anda jenius atau gila. Berikan perjanjian dan saya akan membuat tanda tanganinya tanpa melihat terlebih dahulu . Saya akan melakukannya selama satu tahun, lalu pergi’.

“selanjutnya, saya memperoleh gaji lebih kecil daripada perjanjian Parma. akan tetapi, Berlusconi telah mengganti hidup saya,” ucap Sacchi.

sesuatu hal lumrah Sacchi mengucapkan ka5t paling akhir. Milan, dia menggapai sebanyak gelar bergengsi, terhitung satu scudetto dan dua trofi Liga Champions.

Di mata Sacchi, Berlusconi juga berani melakukan pengambilan risiko. Salah satu acuannya yakni pada waktu itu Milan berusaha, merekrut Carlo Ancelotti dari AS Roma pada 1987.

“Tim medis menyebutkan bahwa 20 persen lulut Ancelotti tidak mempunyai peran. akan tetapi, saya memohon agar Berlusconi merekrut dia bagaimana pun caranya. Sebab, dia, kami bisa menjadi pemenang scudetto,” tutur Sacchi.

Benar saja, Milan pun Menjadi Sang Juara Serie A 1987-1988, cuma satu gelar liga dalam curriculum vitae Sacchi.

Seluruh penuturan tersebut dikatakan Sacchi Selayak tribut untuk Berlusconi. Sang patron genap mempunyai usia 80 tahun pada Kamis (29/9/2016).

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 12 months
Percakapan antara Berlusconi dan Sacchi pada 1987

Eks pengasuh AC Milan, Arrigo Sacchi, mengungkapkan sesuatu perbincangan antara dirinya dan Kepala Negara Silvio Berlusconi pada 1987. pada waktu itu itu, Sacchi tetap berstatus Selayak pengasuh Parma. Dia bikin Berlusconi kagum disebabkan Parma bikin kalah Milan pada fase kelompok dan babak gugur Coppa italia. Berlusconi pun memberanikan diri untuk memberi penyampaian ketertarikannya pada Sacchi. […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?