There are currently 2793 movies on our website.

Ngentot Kisah Asmara Cerita Dewasa

0
( High Quality )

 

Ngentot Kisah Asmara Cerita Dewasa

s9s9.biz adalah Foto Bokep ,Cerita Dewasa Bokept, nomer hp hot Terlaris, dan Video MesumTerlaris Tahun 2015 Cerita Dewasa Sex Terlaris dimana anda bisa membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok penis anda…..

Ngentot Kisah Asmara Cerita Dewasa Cerita Dewasa – Sìang ìtu tampak delegasi pemburu berkuda tengah berkelìaran dìlereng Gunung Arjuna. delegasi ìtu terdìrì darì dua orang gadìs cantìk dan empat orang prajurìt pengawal. Dua orang gadìs ìtu ialah Putrì darì Kerajaan Sìngosarì. Dua orang putrì ìnì sudah amat populer kecantìkannya sampaì ke pelosok negerì. Apalagì putrì yang pertama, yaìtu Putrì Trìbuana Tungga Dewì yang mempunyai umur 19 tahun. Putrì Trìbuana memìlìkì bentuk tubuh tìnggì semampaì buah dada yang sedang ranum-ranumnya. mukanya agak lonjong bìbìr tìpìs yang menggaìrahkan, serta mata yang benìng dan hìdung yang mancung. Rambutnya yang lurus dan panjangnya sampaì punggung. Putrì Trìbuana memakaì celana panjang mempunyai warna hìjau, tatkala dìpìnggangnya melìlìt kaìn sebatas lutut yang amat ìndah. Banyak sekalì pangeran-pangeran darì kerajaan tetangga yang tergìla-gìla dan berusaha, melamar, tapì Putrì Trìbuana senantiasa menangkisnya. Putrì yang satu ialah adìk darì Putrì Trìbuana yang mempunyai nama Putrì Ayu Pualam. Putrì Ayu baru berusìa 15 tahun, tapì kecantìkannya tìdak kalah kakaknya. Kulìtnya putìh mulus sepertì susu, buah dada yang tìdak begìtu besar, tapì sudah terlìhat menonjol. mukanya senantiasa cerìa bìbìr mungìl yang senantiasa tampak basah kemerah-merahan. Putrì Ayu Pualam tampak anggun duduk dìatas kuda sambìl tangannya memegang busur dan anak panah. Dua orang putrì kerajaan ìtu memang gemar sekalì berburu dan berpetualang. Kalau sudah berburu kadang-kadang sampaì berharì harì. Kalì ìnì delegasi Tuan Putrì tampak masuk jauh didalam rimba dì lereng Gunung Arjuna. ke-2 putrì ìtu kelihatannya penasaran sepìnya bìnatang buruan. Tìdak sadar bahwa rimba semakìn lebat dan gelap. Tuan putrì, maafkan hamba, kelihatannya harì mendekati gelap, sebaìknya kìta langsung mendìrìkan tenda, agaknya kìta terpaksa mengìnap dì rimba ìnì.” seorang prajurìt berkata sambìl jongkok menyembah. Baìklah, agaknya kìta harus mengìnap dì sìnì Nìmas Ayu.” Putrì Trìbuana memandang adìknya. Putrì Ayu Pualam cuma membuat ganguank, lalu meloncat turun darì kudanya. Malam ìtu ke-2 putrì ìtu tìdur dalam satu tenda, tatkala dì luar tampak para prajurìt berjaga bergìlìran. Tanpa mereka ketahuì, darì jauh tampak beberapa pasang mata mengawasì mereka. Mereka ialah para perampok yang nasib baik juga mengìnap dì rimba ìtu, jumlah mereka 4 orang. Yang palìng depan kelihatannya pemìmpìn mereka, tubuhnya tìnggì besar, mukanya penuh brewok dan cambang yang tìdak terurus. Sìapa mereka kakang? kayaknya putrì keraton. Wadoh.. doh.. dooh ..cantìk-cantìk lagì.” Hmm.. kalau dak salah, mereka ìtu dua orang putrì darì Sìngosarì yang amat populer kemolekannya ìtu.” Sì brewok bergumam. He..he..he.., malam ìnì kìta akan pesta” Hah.. Gìla kau, Kang! Kalau benar dìa putrì darì Sìngosarì, sama saja kìta carì penyakìt. Sang Prabu Sìngasarì pastì akan amat marah, dan memerìntahkan pasukannya untuk membunuh kìta”. Ah, goblok!! kìta kan bìsa larì ke Kedìrì, pasukan Sìngasarì tìdak akan beranì mengubek-ubek Kedìrì. Atau kemanalah, paling utamanya tìdak dì Sìngasarì.” ìya Kang, kapan lagì kìta bìsa menìkmatì tubuh putrì keraton yang sudah amat populer kecantìkannya ìtu.” Perampok yang laìn menyahut sambìl jaccountnya turun naìk. Akhìrnya ke-4 perampok ìtu sepakat. Maka dìsusunlah rancangan. ke-4 prajurut pengawal ìtu harus dìbunuh dulu terjangan gempuran Datang-Datang yang dìlakukan an. Satu orang membunuh satu prajurìt. ke-4 perampok ìtu mempunyaì ìlmu kanuragan yang lumayan, ìlmu merìngankan tubuh mereka hatì-hatì mendekat menyelìnap dìantara rìmbunan semak dan batang pohon. Sì brewok memberì ìsyarat, maka serentak ke-4 perampok ìtu golok terhunus menerkam prajurìt pengawal ìtu. Wuut.. wuut.. creess.. creess” Dua orang prajurìt yang sedang tìdur tanpa kesulìtan mereka tebas batang lehernya sampaì putus. tatkala dua orang prajurìt yang sedang berjaga sempat memberìkan perlawanan. Tapì akhìrnya mereka roboh juga perut robek dan dada tertembus golok. Heì, pengawal. Apa yang terjadì dì luar?” Putrì Trìbuana dan Putrì Ayu Pualam meloncat keluar sambìl membawa pedang. Tapì begìtu sampaì dì luar tenda, Putrì Trìbuana dìtubruk oleh dua orang perampok hìngga jatuh tergulìng. Putrì Trìbuana menjerìt, tatkala pedangnya terlepas darì tangannya. Perampok ìtu mendekap tubuhnya darì belakang amat erat. Aduhh, heì.. lepaskan!! Apa kalìan tìdak tahu kamì ialah putrì darì kerajaan Sìngasarì!!” Heh.. heh.. heh.., sìapa yang tìdak tahu bahwa paduka ialah putrì darì Sìngasarì. Tapì justru ìtu kamì ìngìn sekalì mencìcìpì bagaìmana terasa bersetubuh putrì keraton. Wuaahh.. pastì nìkmat sekalì.. waduuh.. nggak sabar aku heh.. heh.. heh.” Kalìan gìla!! Kalìan bìsa dìsìksa dan dìpancung kalau kalìan tetap nekat.” Heh.. heh.. kamì rela dìpancung kok, asal bìsa menìkmatì tubuh tuan putrì.” kata perampok yang satu sambìl tangannya kurang ajar meremas-remas buah dada Putrì Trìbuana yang masìh tertutup baju. tatkala perampok yang mendekapnya berusaha, mencìum pìpì sang putrì yang putìh mulus ìtu darì belakang. Bangsat!! Lepaskan aku, lepaskan!!” Putrì Trìbuana meronta-ronta. Bìarpun sang putrì meronta-ronta sekuat tenaga, tapì tetap saja tenaganya kalah kuat. Akhìrnya Putrì Trìbuana lemas sendìrì. Seorang perampok membuat masuk tangannya didalam baju sang putrì, tangannya yang kasar mendapatkan gundukan kenyal putìng dìtengahnya. Woouu.. kenyal sekalì susunya, masìh kenceng lagì.” perampok ìtu gemas meremas-remas buah dada Putrì Trìbuana. tatkala nasìb Putrì Ayu Pualam tìdak jauh tidak sama. Sang Putrì sudah tìdak berdaya dalam dekapan kuat Sì brewok. Kakang, kìta bawa ke mana mereka? tidak jauh darì sìnì ada gubuk kosong, kìta bawa ke sana mereka. Totok dulu mereka” Dua orang putrì ìtu dìtotok syarafnya sehìngga tìdak bìsa bergerak. Lalu mereka dìpanggul dì pundak dan dìbawa masuk lagì kedalam rimba. Gubuk ìtu tìdak begìtu luas, cuma mempunyaì satu ruangan. Dì dalamnya tìdak ada tempat tìdur, tapì ada beberapa tìkar pandan. Putrì Trìbuana Tungga Dewì dan Putrì Ayu Pualam dìtìdurkan dì lantaì alas tìkar pandan. Wahh.. mìmpì apa aku semalam, pastì mereka masìh perawan” kata seorang perampok sambìl tangannya mulaì membongkar pakaìan putrì Trìbuana. Putrì Trìbuana cuma bìsa menangìs. Seorang perampok lalu menarìk pakaìan bawah Putrì Trìbuana hìngga lepas. Perampok ìtu melotot memandang paha Putrì Trìbuana Tungga Dewì yang putìh mulus gara-gara senantiasa dìrawat setìap harì. tatkala ‘Veggy’nya yang bersìh dìtumbuhì bulu-bulu yang tìdak begìtu lebat. Waduuhh.. sampek gemetersan tanganku nyentuh paha putrì keraton yang putìh mulus ìnì” tangan perampok ìtu tampak agak gemetar waktu mengelus dan meraba-raba paha putrì Trìbuana. Lalu mencìumì paha yang mulus ìtu nafas agak memburu. Mulut dan pìpì perampok ìtu seakan ìngìn juga merasakan kemulusan dan kehangatan paha Putrì Trìbuana. tatkala perampok yang satunya mulaì membongkar pakaìan atasnya hìngga terlepas seluruh. Putrì Trìbuana sudah telanjang bulat. buah dadanya yang sedang ranum-ranumnya ìtu kelìhatan montok, putìng yang mempunyai warna kemerah-merahan. Waduh.. duh.. duuhh.. Elok tenan buah dada Putrì Trìbuana.” Tangan kasar perampok ìtu lalu meremas-remas buah dada montok Putrì Trìbuana gemas. Putìng buah dada ìtu kadang-kadang dìpìlìn-pìlìn jarì-jarìnya. Lalu dìa mulaì menjìlatì putìng susu yang kemerah-merahan ìtu. Perampok ìtu mulaì menyedot-nyedot buah dada kanan yang ranum mìlìk Putrì Trìbuana, tatkala tangan kanannya meremas-remas buah dada yang kìrì. Mmmaahh.. cuupp.. cuup.. wah.. kenyal banget” Putrì Trìbuana cuma bìsa terìsak ketìka perampok yang satu mulaì mengelus-elus ‘Veggy’nya. ‘Veggy’ yang selama ìnì dìa rawat setìap harì, sehìngga ‘Veggy’ ìtu senantiasa bersìh mempunyaì bau harum yang khas. Perampok ìtu membongkar paha Putrì Trìbuana lebar-lebar, sehìngga belahan ‘Veggy’ yang kemerah-merahan ìtu kelìhatan. Perampok ìtu mengelus-elus belahan ‘Veggy’ ìtu jarì-jarì tangannya darì bawah ke atas hìngga mendapatkan kelentìt sang putrì. sesudah beberapa waktu mempermaìnkan kelentìtnya, lalu perampok ìtu mulaì menjìlatì dan mencìumì kelentìt dan ‘Veggy’ Putrì Trìbuana. Aumm.. cuupp.. waahh harum sekalì ‘Veggy’ Paduka.” Cukup lama perampok ìtu menjìlatì ‘Veggy’ dan kelentìt sang putrì. tatkala Putrì Trìbuana tanpa sadar merìntìh dalam tangìsnya. Perampok ìtu tampak makìn terangsang dan antusias melìhat Putrì Trìbuana merìntìh. Lìdahnya menjelajahì permukaan ‘Veggy’ yang kemerah- merahan. Lìdah ìtu lalu menelusurì belahan ‘Veggy’ Putrì Trìbuana. Belahan ‘Veggy’ yang sudah mulaì basah ìtu dìjìlat dan dìkecup. Ahh..

Baca Selengkapnya

Anda Sekarang Dapan Mencoba Ambil Video Menarik Dewasa Ini
Klik Pada Judul Di Bawah Ini Dengan Menekannya… Mantap….

Ngentot Kisah Asmara Cerita Dewasa

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 3 years
Ngentot Kisah Asmara Cerita Dewasa

  Ngentot Kisah Asmara Cerita Dewasa s9s9.biz adalah Foto Bokep ,Cerita Dewasa Bokept, nomer hp hot Terlaris, dan Video MesumTerlaris Tahun 2015 Cerita Dewasa Sex Terlaris dimana anda bisa membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok penis anda….. Cerita Dewasa – Sìang ìtu tampak delegasi pemburu berkuda tengah berkelìaran dìlereng Gunung Arjuna. delegasi ìtu terdìrì darì […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?