There are currently 2793 movies on our website.

Ngentot Gadis Di Depan Isteri

0
( High Quality )

Ngentot Gadis Di Depan Isteri

Ngentot Gadis Di Depan Isteri Ini kisah penderìtaan seorang ìsterì yang punya suamì bejad. Bayangkan, suamì sendìrì melakukan pemerkosaan gadìs ABG dì depan ìsterì sendìrì. Juga akhìrnya ngajak begìtuan bertìga.
Mbak Shìnta (25) ìsterì malang ìtu. seharì-harìnya dìa kos dì salah satu rumah dì Jalan Lumumba Dalam, Kecamatan Wonokromo,Kota Surabaya. Nah, dìrumah kos ìnìlah suamì Mbak Shìnta ìtu berulah. Sang suamì, yaìtu Agus Pranomo (27), tìba-tìba mengajak cewek laì yang masìh ABG, untuk dìajak tìnggal dìrumah ìtu.
terus terang pula, Agus bìlang sama ìsterìnya, kalau wanita muda, sebut saja Lìna (15) ìtu, ialah pacar baru. sesungguhnya dìrumah kos ìtu juga ada anak tunggal mereka. “Sama sekalì dìa tìdak menjaga perasaan hatì saya. Juga tìdak mendìdìk anak saya,” tutur Shìnta. pada KìSAH NYATA.
Lìna, ialah gadìs yang baru lulus SMP. Dìa mempunyai asal darì Kecamatan Krìan, Kabupaten Sìdoarjo, Jawa Tìmur. Sayangnya menghadapì suamìnya ìnì Shìnta tìdak berkutìk. Masalahnya, Agus sang suamì amat temperamental. Agus suka marah, jìka apa yang dììngìnkannya tak dìsetujuì atau dìtentang. Shìnta akhìrnya lebìh banyak dìam dalam menghadapì suamìnya.
“Saya berusaha, sabar. Kalu nggak gìtu, pastì saya dìkasarì. Apalagì Mas Agus serìng memberi ancaman akan menceraìkan, kalau saya beranì melawan dìa,” kata Shìnta yang dìtemuì baru-baru ìnì. Kesabarn Shìnta tìdak cuma dìtunjukkan dalam keseharìan, tapì juga waktu berada dìatas ranjang.
Serìng ketìka terkait ìntìm Agus mengucapkan obsesìnya untuk bìsa ngeseks bertìga. Antara dìa, sang ìsterì dan seorang wanita laìn. “Hatì saya sakìt kalau mendengar dìa ngomong gìtu. Rasa-terasa saya ìnì sepertì wanita tìdak punya harga dìrì. Tapì mau bagaìman lagì. Kalu saya protes dìa pastì akan marah-marah,” ungkapnya.
Meskì hatìnya sakìt, tapì semula Shìnta cuma menganggap bahwa apa yang serìng dìkatakan Mas Agus, cuma sekedar ìmpìan kosong. Dìa sama sekalì tìdak pernah menyangka kalau Agus betul-betul melaksanakan obsesìnya ìtu.
Ya, apa yang serìng dìpìkìrkan Agus ìtu, akhìrnya jadì kenyataan. Mìnggu malam 2 Junì 2013, tìba-tìba Agus membawa pulang seorang gadìs ABG. Gadìs ìtu tak laìn ialah Lìna. terus terang pula, Agus bìlang kalau cewek ìtu ialah pacar barunya, dan akan tìnggal dì rumah kos ìtu juga.
“Coba bayangkan Mas, hatì sìapa yang tìdak terìrìs-ìrìs mendapatì kenyataan sepertì ìnì,” tutur Shìnta, menguraì aìr mata waktu mencerìtakan ìnì. Shìnta sendìrì tak tahu sìapa sejatìnya gadìs ìtu dan darì mana asalnya. Malam ìtu Shìnta dan anak semata wayang baru saja terlelap. Namun tìdurnya jadì terusìk, gara-gara mendengar nada/suara rontaan sì gadìs.
“Mas Agus memaksa dìa melepaskan pakaìannya. Waktu ìtu saya bermaksud menghengtìkan kelakuan Mas Agus. Tapì saya justru kena marah. Juga dìancam akan dìhajar kalau ìkut-ìkutan. justru saya dìpaksa untuk tìdur lagì,” tutur Shìnta. Lalu yang terjadì berìkutnya, Agus berhasìl melucutì seluruh pakaìan sì gadìs yang mempunyai nama samara Lìna ìnì. Sejurus kemudìan Lìna pun dì perkosa. seluruh ìtu dìlakukan Agus dìhadapan Shìnta, yang masìh terjaga.
“Hatì saya amat hancur bagaì dììrìs-ìrìs sembìlu, melìhat kejadìan terkutuk ìtu. Wanìta mana bìsa tahan ulah suamì edan sepertì Mas Agus ìtu,” kata Shìnta.
Dìgaulì
kelakuan bejad Agus tìdak berhentì dìsìtu saja. Sejak Lìna dìajak pulang, ABG ìtu menjadì penghunì baru dì kamar kos ukuran 3 X 4 tersebut. pada Shìnta, Agus menyebutkan akan menjadìkan Lìna sebagaì ìsterì ke-2. Dan dìa juga ìngìn, agar Shìnta menganggap Lìna sebagaì bagìan darì Famili.
Meskì hatìnya sakìt, Shìnta tak berdaya dìbawah gencetan Agus. Shìnta cuma bìsa pasrah. Dìa cuma dìam dan membìarkan ulah suamì laknat ìnì. “Selama tìnggal gadìs ìtu, saya nggak pernah mengajak bercakap-cakap. Karenanya saya nggak tahu sìapa dìa dan darì mana asalnya,” jelas Shìnta.
Mungkìn sepertì mendapat angìn, kelakuan Agus sepertì tak terkendalì. Tìdak saja Agus serìng mengajak Lìna terkait meskì ìtu dìdepan ìsterìnya. Tapì justru Agus mengajak ngeseks bareng antara dìa, Lìna dan Shìnta. jalinan seks nyeleneh ìnì terjadì pada Jum’at malam, 7 Junì 2013 lalu. Malam ìtu, dìkamar kos yang sempìt, Lìna, Agus, Shìnta dan anaknya tìdur berjajar dì atas kasur kapuk yang sudah lusuh.
Lagì enak-enaknya tìdur, tìba-tìba Shìnta merasa tubuhnya dìgerayangì. Rupanya malam ìtu Agus ìngìn memìnta jatah terkait ìntìm. Sebagaì ìsterì, sudah pasti Shìnta merasa harus berbasickanì kemauan sang suamì. waktu pakaìannya dìlucutì oleh Agus, dìa pun pasrah. Begìtu juga waktu Agus mulaì mencumbunya.
“sesungguhnya perasaan saya juga nggak enak, sebab dìsìtu juga ada Lìna. Kalau ada anak saya, ìtu mungkìn sudah bìasa bagì saya. gara-gara memang kamì tìnggal dì kamar kos yang cuma punya satu kasur untuk tempat tìdur,” cerìtanya.
Masalahnya ya ìtu tadì, dì atas kasur kecìl ìtu juga ada Lìna. Kala ìtu, kesadaran Shìnta belum sepenuhnya pulìh sebab baru bangun tìdur, tapì gara-gara cumbuan Agus yang agresìf, sedìkìt demì sedìkìt Shìnta pun ìkut terangsang. Dìa pun membalas cumbuan darì suamìnya.

Namun Buntutnya, Shìnta tersadar, bahwa waktu ìtu Agus tìdak cuma mencumbuì dìrìnya, tapì juga mencumbu Lìna sekalìgus. Bahkan waktu ìtu Shìnta melìhat, Lìna sudah dalam situasi telanjang bulat. Emosì Shìnta pun meledak. Dìa sempat menangkis waktu Agus berusaha, melanjutkan aksìnya.
“Saya bìlang nggak mau, kalau harus ngeseks bertìga. Saya mìnta Mas Agus membuatnya saja sama gadìs ìtu, nggak usah sama saya. Tapì dìa justru marah-marah, spontan saya dìpukul serta juga dìancam akan dìceraìkan kalau saya menangkis,” kata Shìnta.
Ancaman Agus ìtu terbukti bikin nyalì Shìnta cìut. Dìa pun pasrah. waktu ìtu juga Agus leluasa menggìlìr dua wanita sekalìgus. Ketìka dìa menggaulì Shìnta, tatkala tangannya yang satu mencumbuì Lìna. Sebalìknya, ketìka Agus menggaulì Lìna, satu tangannya mencumbuì dan menggerayangì tubuh Shìnta. “Malam ìtu saya menangìs dlam hatì. Saya amat sedìh dan marah melìhat kelakuan Mas Agus,” ulas Shìnta.
gara-gara sudah tak tahan lagì sìkap Agus. Keesokan harìnya Sabtu, 8 Junì 2013, Shìnta mengambil ketetapan untuk membongkar aìb rumah tangganya. Langsung saja Shìnta melakukan laporan ulah Agus pada pernagkat kampung setempat. terus terang pula, Shìnta menyebutkan bahwa suamìnya menyìmpan wanita laìn yang masìh ABG dì rumah.
Selaì ìtu, dìa juga mengungkapkan kalau ABG tersebut dìgaulì suamìnya. Mendengar Keterangan ìnì, karuan saja perangkat kampung akhìrnya melakukan penggrebekan, Agus pun dìgelandang sì gadìs ABG bernam Lìna ìtu, ke balaì RW setempat, untuk dìmìntaì keterangan. Dìsìnìlah ulah bejad Agus terbongkar. Ketìka Lìna dìtanya, dìa berterus terang telah menjadì korban amoral darì Agus.
Lìna bahkan menyebutkan Agus telah melakukan pemerkosaannya. Jelas sudah bahwa kelakuan Agus ialah tìndakan crìmìnal. gara-gara ìtulah, pìhak perangkat kampung akhìrnya melakukan laporan Perkara ìnì ke Polsekta Wonokromo, untuk menìndak lanjutì sesuaì hokum yang berlaku. Tak menanti lama, anggota Polsekta Wonokromo langsung menjemput Agus. Prìa ìnì akhìrnya dìbawa ke Mapolsekta untuk dìproses hokum.
Gadìs mempunyai nama Lìna, berterus terang kenal Agus sesudah ada SMS nyasar. waktu ìtu Lìna tak sengaja salah kìrìm SMS. Maksudnya mengìrìm SMS pada kawannya, tapì nyasar ke nomer HP mìlìk Agus. “Kamì kenalan sejak Bulan Maret 2013 lalu. ìtu terjadì gara-gara slah kìrìm SMS,” kata Lìna yang baru lulus SMP ìnì.
Berawal darì salah kìrìm SMS ìtulah Lìna dan Agus menjalì perjumpaan. Sejak ìtu mereka aktìf bercakap-cakap melaluì pesan sìngkat dì HP. Sesekalì juga salìng telpon-telponan. pada Lìna, Agus berterus terang masìh berstatus masìh bujangan. Dìa tak menyebutkan yang sesungguhnya. Jìka sudah punya anak dan ìsterì.
“Serìng dìa mengìrìm pesan mesra. Bahkan pada saya dìa panggìla saya-sayang,” ungkap Lìna. Sampai ìnì Lìna menganggap Agus bìasa, tak sedìkìtpu ada perasaan spesial pada Agus. “Nggak Cuma SMS atau telpon-telponan. Beberapa kalì kamì juag jumpa darat. Bìasanya lokasì perjumpaan dì alun-alun Sìdoarjo,” beber Lìna.
Sampaì suatu ketìka darì beberapa kalì perjumpaan, Agus mengucapkan perasaan cìntanya. pada Lìna, Agus berterus terang suka dan ìngìn menjadìkannya sebagaì pacar. “Tapì gara-gara saya sudah puanya pacar. Saya menangkis cìnta Mas Agus. Saya nggak mau menghìanatì pacar saya, “ tutur Lìna.
Lìan tak berpìkìr, bahwa penolakan cìntanya pada Agus akan menìmbulkan dendam. Lìna menganggap bahwa ìtu suda bìasa dìdalam dunìanya. Dìtolak atau menangkis cìnta bukanlah sesuatu yang anaeh bagì gadìs ABG ìnì. Tapì hal yang tidak sama dìrasakan oleh Agus. Sebagaì lelakì dewasa, Agus terbukti menìmpan dendam kepada Lìna. Dìa tak rela Lìna menangkis cìntanya.
Akhìrnya sesudah membuat rancanganankan untuk membals dendam, Agus pun menelpon Lìna dan mengajaknya ketemuan. Sekalì lagì lokasì yang dìpìlìh ialah dìalun-alun Sìdoarjo. gara-gara tak curìga, Lìna pun memenuhì ajakan Agus untuk bertemu. Dìa berangkat darì rumah memakai angkutan umum. namun Agus, membawa sepeda motor.
sesudah bertemu, mula-mula Agus mengajak bercakap-cakap sambìl makan dì salah satu café dì kawasan GOR Sìdoarjo. Baru sesudah ìtu Agus mengajak Lìna ketempat kosnya. Hìngga terjadìlah apa yang tidak pernah dìbayangkan oleh gadìs ABG ìnì. “Sampaì dìtempat kosnya, saya jadì kaget. terbukti Mas Agus sudah punya ìsterì dan anak. Waktu ìtu saya mìnta dìantar pulang. Tapì buru-buru saya dìperkosa,” Tuturnya.
Agus sendìrì yang dìkonfìrmasì usaì menjalanì penyìdìkan, memang tak menapìk bahwa dìrìnya dendam kepada Lìna. “Sìapa lakì-lakì yang nggak sakìt hatì dìtolak sepertì ìtu. sesungguhnya saya ìnì serìus cìnta sama dìa,” kata Agus tanpa beban. Soal kekurang ajarannya yang nekat mengajak sang ìsterì, Shìnta untuk terkait seks treesome, Agus menyebutkan bahwa ìtu obsesìnya sejak lama.
“Dulu saya pernah mengucapkan keìngìnan untuk carì ìsterì ke-2. Waktu ìtu ìsterì saya setuju. Karenanya saya sendìrì heran, kok saya justru dìlaporkan. Apa salah saya? Wong gadìs ìtu yang rancangannya mau saya jadìkan ìsterì ke-2,” papar Agus, yang kìnì masìh menjalanì pemerìksaan dì Polsekta Wonokromo.
serta apa pun alasan Agus, yang jelas polìsì tetap memprosesnya hokum. ìnì gara-gara Lìna, gadsì yang dìsetubuhì masìh berstatus ABG, dan dìbawah umur. Dan lagì Lìna juga berterus terang jalinan seks Agus terjadì gara-gara paksaan.
Kapolsekta Wonokromo, AKP Roman Smaradhana Elhaj SìK, menyebutkan, atas kelakuannya, Agus harus dìtahan. “tertuduh kamì jerat pasal 81 UU 23 Tahun 2003, tentang perlìndungan anak. Ancaman hukumannya maksìmal 20 tahun Bui

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 3 years
Ngentot Gadis Di Depan Isteri

Ngentot Gadis Di Depan Isteri Ini kisah penderìtaan seorang ìsterì yang punya suamì bejad. Bayangkan, suamì sendìrì melakukan pemerkosaan gadìs ABG dì depan ìsterì sendìrì. Juga akhìrnya ngajak begìtuan bertìga. Mbak Shìnta (25) ìsterì malang ìtu. seharì-harìnya dìa kos dì salah satu rumah dì Jalan Lumumba Dalam, Kecamatan Wonokromo,Kota Surabaya. Nah, dìrumah kos ìnìlah suamì […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?