There are currently 2793 movies on our website.

Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa

0
( High Quality )

Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa

merupakan situs Foto Bokep terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, CCerita Sedarah, Cerita Dewasa Tante, Foto Bokep Terlaris serta Cerita Dewasa ABG Terlaris dan masih banyak lagi.

Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa

s9s9.biz adalah Foto Bokep ,Cerita Dewasa Bokept, nomer hp hot Terlaris, dan Video MesumTerlaris Tahun 2015 Cerita Dewasa Sex Terlaris dimana anda bisa membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok penis anda…..

Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa Cerita Dewasa – Aku ialah seorang tenaga kerja yang bekerja di Perusahaan Multimedia, namun istriku ialah sales sesuatu produk jamu dari Madura. Kami telah dikaruniai seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang sudah duduk di kelas 1 SD. Di depan rumahku tinggallah pasangan muda suami istri yang telah memiliki seorang putra berusia 4 tahun yang diasuh oleh seorang pembantu yang datang jam 7 pagi pulang jam 4 sore. Tetanggaku ini ialah seorang wiraswasta bidang percetakan namun istrinya ialah karyawati di sesuatu instansi. Dari cerita yang pernah mereka ucapkan, dulu mereka pernah mengikuti suatu aliran yang amat fanatik, itulah sebabnya istri tetanggaku ini senantiasa mengenakan jilbab lebar yang senantiasa menutupi kepala dan dwujudnya serta juga senantiasa mengenakan pakaian longgar yang panjang sampai ke mata kaki. Dari cerita istriku, kuketahui bahwa sang istri amat memperhatikan masalah jalinan suami istri untuk menjaga keharmonisan rumah tangga mereka. Hal ini gara-gara istri tetanggaku ini ialah pelanggan tetap istriku dalam membeli jamu dari Madura, terlebih jamu yang terkait jalinan suami istri seperti “sari rapet”, “Pria perkasa” maupun jamu lainnya yang senantiasa terkait jalinan suami istri. Walaupun senantiasa mengenakan jilbab lebar, tetap saja tidak bisa menutupi kecantikan, keanggunan dan putihnya kulit istri tetanggaku ini, sehingga aku sering memikirkan bagaimana situasi tubuhnya bila tidak mengenakan busana, pastilah amat seksi dan amat menggairahkan. Disamping sebagai seorang wiraswasta, tetanggaku ini aktif di sesuatu LSM yang memperhatikan perkembangan perekonomian penduduk. gara-gara persaingan bisnis yang semakin ketat, akhirnya usaha tetanggaku ini bangkrut, dan akhirnya ia lebih memkonsentrasikan diri untuk mengeluti LSM yang ia ikuti. Dan terbukti di LSM yang digelutinya ini, ia memperoleh keyakinan untuk mengawasi pencairan dana penduduk di luar kota honor yang lumayan untuk menghidupi Familinya. Sehingga ia harus kerja di luar kota dan seminggu sekali baru pulang ke rumah. Pada suatu hari istriku berkata bahwa computer tetanggaku punya masalah dan minta tolong padaku untuk langsung memperbaikinya, sebab tidak mungkin harus menanti suaminya pulang dan lagi pula banyak pekerjaan mendesak yang harus dikerjakannya. Dan katanyanya walaupun ia sedang ada dikantor, aku dipersilahkan untuk memperbaiki computer di siang hari, sebab ada pengasuh anaknya di rumah. Obsesiku kepada istri tetanggaku ini seperti mendapat peluang. Aku menyanggupi untuk memperbaiki computernya. “besok akan ku kerjakan..” kataku pada istriku. Keesokan harinya sebelum aku ke rumah tetanggaku, aku persiapkan beberapa spy cam (“Kamera pengintai”) ukuran kecil tanpa kabel yang aku hubungkan ke computerku. terbukti sistem operasi computer tetanggaku ini punya masalah, maka harus ku install ulang supaya normal kembali. Pada waktu penginstallan sedang diadakan, aku menanti pengasuh tetanggaku ini lengah atau keluar memberi makan asuhannya. waktu pengasuh anak tersebut keluar, maka kugunakan peluang ini untuk masuk ke kamar tetanggaku dan letakkan 2 buah spy cam ditempat yang pas dan tersembunyi yang bisa menangkap aktivitas tempat tidur dan sekitarnya. sesudah perbaikan sistem operasi computer tetanggaku selesai, aku langsung pulang dan membuat hidup computer untuk mengetes apakah spy cam yang aku letakkan berfungsi baik. Dan terbukti alat kecil memang betul-betul canggih, selain bentuknya kecil dan tanpa kabel, terbukti daya tangkap gambarnya pun nyaris sempurna dan yang lebih canggihnya lagi ialah kemampuannya melakukan zoom. Mulailah pada jam-jam spesifik aku memonitor situasi kamar tersebut. Dari hasil pantauan tersebut, tedapat beberapa peristiwat yang aku rekam, diantaranya merekam tubuhnya yang sedang telanjang bulat dan berlenggang lenggok didepan cermin sehabis mandi, merekam kegiatan dirinya yang sedang terangsang di malam hari pada waktu suaminya di luar kota, bahkan sempat ku rekam bagaimana ganasnya ia di tempat tidur pada waktu suaminya pulang dari luar kota. Rupanya dibalik keanggunan dan kealiman penampilan luar istri tetanggaku ini, terbukti dalam terkait suami istri dia amat ganas dan binal bikin suaminya kewalahan, dan sering kali terlihat dia masih bernafsu tetapi suaminya sudah ambruk dan akhirnya dia cuma bisa gelisah tidak bisa diam melihat suaminya tidur kecapaian. Akhir-akhir ini kesibukan tetanggaku ini semakin padat, sehingga jadwal homecoming atau kepulangannya menjadi tak menentu, terkadang-kadang dua minggu sekali bahkan pernah sampai dua bulan baru pulang. Bahkan pernah bergurau istri tetanggaku ini berkata pada istriku : “Bu…, saya mah jablay…(jarang dibelai maksudnya) “ “mengapa gitu ?” tanya istriku pada. “Habis si Bapak jarang pulang, dan kalo pulangpun cuma satu malam sesudah itu pergi lagi.. Saya mah punya suami… tapi jarang sekali bermesraan “ katanya nada sedih. Pada suatu hari, istriku cerita padaku bahwa pada tadi siang ketika istriku beranjangsana ke tetanggaku, dia melihat istri tetanggaku sedang menangis. Dan ketika ditanya mengapa, istri tetanggaku memberikan jawaban terisak “Si Bapak, tadi malam pulang, tapi belum ngapa-ngapain dia sudah pergi lagi kawannya malam itu juga dan sampai sekarang belum pulang. sesungguhnya saya lagi pingin-pinginnya..” Mendengar cerita istriku, aku menjadi tergoda untuk mengisi kekosongan kasih sayang ini. Tapi bagaimana caranya? dan tak mungkin aku dapat menggoda seorang istri yang senantiasa taat menggerakkan perintah agama. Apalagi dia senantiasa mengenakan jilbab dan tidak pernah memberi peluang pada bukan muhrimnya untuk berbicara bebas nya. Akhirnya aku punya ide untuk memberi ancamannya akan menyebarkan video rekaman dirinya yang sedang telanjang dan yang sedang terkait suaminya. Rekaman tersebut aku simpan di CD. Pada malam hari ketika istriku sudah tidur, kuletakkan CD rekaman tersebut di depan pintunya dan kuhubungi HP istri tetanggaku ini dari HP-ku memakai nomor yang baru kubeli siang tadi “Bu…, Coba ibu buka pintu depan dan ambil amplop yang tersimpan dibawah pintu, sekarang..! isinya ialah CD berisi video rekaman yang harus ibu tonton di computer” kataku memerintah tanpa memberi peluang pwujudnya untuk menanya siapa yang menelepon. Aku mengintip dari dalam rumahku, tak lama kemudian aku melihat pintu depannya terbuka, kemudian dia keluar jilbab lebar dan baju longgar yang biasa dikenakan kemudian melihat situasi sekitarnya, lalu sesudah yakin tidak ada seorangpun, lalu dia melihat ke bawah dan mengambil amplop yang aku simpan dan tergesa-gesa pintu itupun dia tutup kembali. Kira-kira setengah jam kemudian, HP-ku bunyi dan sesudah kulihat terbukti istri tetanggaku menghubungiku. Begitu aku tekan tombol terima, langsung terdengar nada/suara serak seperti orang yang amat marah tapi tak berdaya “Anda siapa ? Dan apa maksudnya memperlihatkan video ini pada saya ? “ tanyanya. “Saya cumalah seorang penggemar berat ibu. Dan saya ingin seluruh orang tahu bahwa tubuh ibu amat menggairahkan dan ibu amat binal dan ganas di tempat tidur” jawabku santai. “Apa maksudnya…?” katanya nafas yang mulai tersekat “Akan saya perbanyak CD ini dan akan saya bagikan ke setiap rumah di lingkungan ini, juga akan kirim ke internet agar orang sedunia tahu apa dan bagaimana ibu. “ jawabku masih nada santai dan kalem. “Ja…jangan…jangan…!” potongnya mulai gugup. “Apa yang sesungguhnya kamu inginkan…, mau uang…? Berapa…?” katanya memelas dan nada/suara melemah. “Saya nggak mau uang…” jawabku “Lalu apa..?” susulnya “Saya cuma ingin bisa menikmati tubuh ibu yang amat menggairah…” kataku menggodanya. “Tidak mungkin …..Aku nggak sudi….” “Ya…nggak apa-apa.. Tapi ibu jangan kaget kalau esok hari seluruh tetangga akan ribut gara-gara memiliki rekaman tersebut..” jawabku memberi ancaman “jangan…jangan dilakukan ….tolonglah kasihani saya…” katanya lagi memelas “Tidak akan saya lakukan…asal ibu memenuhi keinginan saya” kataku lagi. Lama dia tidak memberikan jawaban… Dan akhirnya… “Baiklah… saya menyerah…, tapi kumohon…. Kamu harus menghapus seluruh rekaman ini “ katanya nada yang amat berat dan pasrah gara-gara kalah “Baiklah…, sekarang ibu harus membongkar pintu depan, kemudian ibu harus menanti saya di kamar ibu. Kalu tidak ibu lakukan maka saya tidak akan datang” jawabku memberikan perintah. Tak lama kemudian, kulihat pintu depan terbuka sedikit dan beberapa menit kemudian kulihat dimonitor bahwa dia saat ini sudah ada di dalam kamar dan duduk gelisah diatas kasur menanti apa yang akan terjadi. Kumatikan computerku dan aku keluar rumah mengendap-ngendap menuju rumah tetanggaku melalui pintu depan yang terbuka, kemudian kututup dan kukunci. Lalu perasaan deg-degan aku menghampiri kamarnya kubuka pintunya dan kututup kembali serta kukunci. Begitu melihatku dia langsung berdiri dan berkata kaget dan marah “Ohh..terbukti bapak..! mengapa bapak melakukan ini padaku. Apa bapak tak takut kalau saya laporkan ke istri bapak ?” Ancamnya “Laporkan saja dan saya akan menyebarkan rekaman itu. Yang paling rugi kan bukan saya, tapi ibu sendiri ?” jawabku menghimpitnya “Jadi gimana ? mau batal ?” sambil aku membalikkan badan seolah-olah akan keluar kamar. “Jangan…saya menyerah…” katanya pelan dan terisak meneteskan air mata. “Baiklah kalau begitu…” kataku sambil menghampirinya. Dia duduk mematung di pinggir tempat tidur ketika kuhampiri. Aku duduk disampingnya, dia membuat geserkan badannya seperti yang ketakutan, tapi aku menahannya sambil berkata “ingat, jika ibu tidak melayaniku malam ini, maka ancamanku akan kulaksanakan !” kataku memberi ancaman. Akhirnya dia diam badan menggigil ketakutan dan mata yang terpejam. Tangan kananku memeluknya dari belakang. Kudekatkan mukaku ke mukanya. Dia masih memejamkan matanya. Ohhh betapa cantik mukanya, bibirnya yang tipis dan basah menggodaku untuk menciumnya Dia diam saja mematung, bahkan badannya terasa amat dingin. Tapi aku tak peduli, aku terus mengulum bibirnya yang tertutup rapat dan terkadang-kadang lidahku menjilati bibirnya. Dia mulai bereaksi tapi cuma sekilas sesudah itu dia tetap diam sambil memejamkan mata. Tanganku membongkar jilbab lebar yang ia kenakan dan melemparkannya ke lantai, maka tampaklah rambut indah leher jenjang merangsang menopang mukanya yang terlihat amat cantik dan menggemaskan, walaupun mata terpejam dan ekspresi muka yang tegang. Bibirku mulai menciumi dagu, pipi, dan sekitar lehernya yang amat merangsang, beberapa kali kurasakan ada reaksi dari dirinya keluarnya keluhan dari mulutnya. “Euh….euh….” cuma segitu, lalu dia diam lagi seperti sedang bertahan untuk tidak tergoda atas rangsangan yang kulakukan pada dirinya. Lalu tanganku menarik seleting baju panjang yang terdapat dipunggungnya dan bajunya kutarik ke bawah, tampaklah tubuh putih mulus yang harum buah dada yang montok terhambat oleh BH yang masih menahannya agar tidak tumpah. Kutarik pengait BH hingga BH tersebut terlepas dan kulemparkan ke lantai, maka tampaklah buah dada yang betul-betul montok menggairahkan tergantung bebas dihadapanku. Badannya semakin kaku, kudorong paksa agar dia berbaring di kasur, lalu tergesa-gesa gara-gara bernafsu tanganku mulai meremas buahdada indah tersebut yang kiri dan kanan bergantian. Ouh… betapa mengasyikkan dan puasnya dapat mempermainkan buah dada dari seorang wanita yang biasanya tertutup baju longgar dan jilbab yang lebar. Mulutku mulai menjilati dan menciumi seluruh permukaan kulis halus di sekujur tubuh terbukanya. Terkadang-kadang disertai kecupan serta hisapan yang mengasyikan. Dan akhirnya bibirku menuju buah dwujudnya . Buah dada sekal dan montok itu aku hisap dan gigit-gigit gemas penuh nafsu, kemudian aku kebagian puting susunya yang sudah mulai tegak mengajukan tantangan. Kupilin-pilin bibir dan lidahku.. “Ouh…ouh…euh…..euh… ssstt…hhhssstttt…” Erangan halus dan desis nikmat keluar dari mulutnya tanpa disadarinya Tapi langsung diam kembali sesudah dia menyadarinya apa yang sedang terjadi. Tampak sekali terjadi pergulatan batin yang amat hebat antara menjaga harga diri dan kehormatan melawan gairah nafsu yang sudah mulai bangkit mempengaruhinya. Hal ini tampak dari gerakan tubuhnya mulai menggelinjang dan merespon setiap sentuhan dan rangsangan yang kuberikan pwujudnya. Peperangan antara rasa terhina dan rasa nikmat yang ia terima demikian hebatnya sehingga tampak dari keringat yang mulai bercucuran dari tubuhnya. Badan dan tubuhnya amat menikmati rangsangan yang kuberikan tetapi pikirannya melarang untuk merespon, sehingga reaksi yang diberikan menjadi tidak konstan, terkadang-kadang melenguh menikmati dan terkadang-kadang lagi diam mematung tidak memberikan respon atas rangsangan yang kuberikan pwujudnya. Tapi aku terus memberikan rangsangan-rangsangan kenikmatan pwujudnya terus memilin dan meremas buah dwujudnya yang indah. Usahaku memberikan hasil. Dia menjadi lebih sering melakukan desahan dan melenguh menahan nikmat yang dirasakan, walaupun malu-malu sambil tetap berusaha, menjaga harga dirinya agar tidak jatuh dihadapanku. “Ouh… oohh…ouh….” Erangan nikmatnya menjadi lebih sering kudengar. ke-2 tangannya mencengkram kasur amat kuat hingga urat-urat halus tangannya menonjol menerangkan suatu isyarat bahwa dia sedang dilanda kenikmatan dan rangsangan birahi yang teramat amat. Aku mulai meninggalkan baju longgarnya dari tubuhnya dan menerjunkannya kelantai. Mataku nanar diliputi nafsu yang semakin menggebu melihat tubuh bugil merangsang di hadapanku yang cuma menyisakan CD yang melakukan blokadei keindahan vaginanya. Lalu kutanggalkan CD yang melakukan blokadei panorama indah ini. Dan…. Terpampanglah tubuh telanjang yang betul-betul indah membangkitkan gelora birahi yang semakin tak tertahankan. Penisku semakin tegang melihat panorama itu Tanpa mencampakkan waktu, aku menciumi ke-2 paha indah yang putih, mulus serta harum ini. Kugunakan lidahku untuk mengulas seluruh permukaan paha baik yang kiri maupun yang kanan bergantian. Erangannya menjadi semakin nyaring dan sering “Ouh…ohhh…Pak…ouh….ouh…” rupanya rasa malu dan marahnya sudah semakin kalah oleh rasa nikmat yang kuberikan. Bibir dan lidahku, lalu naik keatas kebagian selangkangannya yang menjanjikan berjuta-juta kenikmatan. Vagina itu begitu indah dikelilingi oleh rimbunnya jembut hitam nan halus. Kujilati jembut indah itu. Dia membuat erangan keras…. ”Aaahh….ohhh” Badannya mulai lakukan getaran seperti dialiri listrik, mulutnya ternganga nafas seperti tertahan, lalu “Aahhh…ouh….ouh…” erangannya semakin keras menerangkan suatu isyarat bahwa harga dirinya semakin kalah oleh rasa nikmat yang kuberikan Kusibakkan bibir vagina yang menutupi liang vagina indahnya, terlihatlah lorong sempit memerah yang basah berlendir. Lidahku terjulur untuk mengkait-kait lorong itu. Badannya semakin lakukan getaran dan erangannya sudah berganti menjadi jeritan-jeritan tertahan. “Aahh….Aahhh….Ouhh…nikmat…ouh….” mulutnya mulai meracau. Jempol tangan kananku tak diam, kugunakan untuk menghimpit dan memutar-mutar klentitnya yang semakin menonjol keras. Gerakannya sudah semakin menggila dan tangannya sudah tak malu-malu lagi mengusap dan menghimpit-nekan kepalaku agar lebih dalam memasukkkan lidahku kedalam liang vaginanya kurasakan semakin berkedut. “Aahh…aahhh… ouh…. Pak….ouh…..terusssss…ouh…” jeritannya semakin keras, pantatnya semakin maju menghimpit mukaku… Akhirnya tak sabar ke-2 kakinya dia naikkan keatas pundakku dan menjepit leherku keras sambil melonjak-lonjak tak karuan dan menjerit-jerit menjemput nikmat yang bertubi-tubi datang pwujudnya hingga akhirnya ia menjerit panjang “Aaaaaaahhhhh…………….” Badannya melenting, pantatnya terangkat dan tangannya mencengkram kaku di kepalaku serta kakinya semakin keras menjepitku seperti tang raksasa . Lalu beberapa detik kemudian pantatnya berkedut-kedut dan liang vaginanya berperjanjiansi amat hebat dan melamuri lidahku cairan kenikmatan. Dan sesudah itu badannya terhempas ke kasur, cengkraman tangannya dikepalaku melemah demikian juga jepitan kakinya di leherku. sesudah itu yang kudengar ialah helaan nafas yang tersengal-sengal seperti orang baru selesai melakukan lari sprint 100 meters. Tanpa dia kehendaki, istri tetanggaku ini telah mengalami orgasme yang amat hebat yang aku berikan dalam sesi pemanasan ini. Aku berdiri dipinggir kasur, kuperhatikan bahwa matanya terbuka melihat mata yang menggambarkan orang yang baru saja memperoleh kenikmatan orgasme. “Bagaimana bu ? Enak khan..?” tanyaku menggodanya Dia cuma diam dan mencampakkan muka, tapi dari mukanya, kutahu dia tidak menampik apa yang kuucapkan pwujudnya. Dia cuma mencampakkan muka…. malu…. Aku mulai meninggalkan seluruh pakaian yang kukenakan. Kini akupun sudah telanjang bulat. Aku naik ke tempat tidur dan merangkak menghampiri dirinya, sambil berbisik “Sudahlah..Bu…, tak perlu malu…., nikmati saja…. Apalagi yang ibu pertahankan dariku ? seluruh bagian tubuh ibu yang paling rahasiapun sudah aku jelajahi , bahkan ibu sudah memperoleh puncak kenikmatan orgasme yang akhir-akhir ini jarang ibu dapatkan…” Kataku mempengaruhi pendiriannya , sambil kembali merangsang dirinya memberikan ciuman hangat pada bibirnya dan meremas buah dwujudnya yang tidak membosankan untuk diremas dan dipilin-pilin. Rupanya kata-kataku mempengaruhi pendiriannya sehingga akhirnya dia membalas ciumanku amat ganas dan bernafsu ditambah lagi bahwa dirinya memang sudah Dilalap Api nafsu berahi sesudah sekian lama aku berikan rangsangan-rangsangan yang memberi utusan mencapai orgasme yang amat hebat. Ciumannya padaku semakin panas dan menggairahkan, bahkan tangannya sudah berani meremas dan mengocok penisku yang sudah amat tegang. Akhirnya badannku kuputar 180 derajat sehingga kepalaku yang berada di atas menghadap vaginanya dan mukanya yang berada di bawah menghadap penisku. Kurengkuh pantatnya yang montok lalu kembali lidah dan bibirku mempermainkan vaginanya sekali lagi menggunakan cara yang tidak sama. Kembali dia melenguh.. “Ouh….ouh…..Aku tak tahan…aku tak tahan…Ouhhh” erangnya. Tak kupedulikan erangannya, aku terus menjilati dan menghisap vaginanya dan terkadang-kadang aku tusukkan lidahku kedalam liang vaginanya yang beraroma khas. Gerakan pantatnya semakin menjadi. Dan tiba-tiba aku merasa bibirnya mulai melumat penisku penuh nafsu. Aku…melayang… apa yang dia lakukan sehingga bibir dan lidahku diam bekerja…. Jilatan dan hisapan pada penisku semakin bervariasi “Ouhh….” Akupun melenguh nikmat.. Aku takut. Bahwa pertahannanku akan bobol, maka aku konsentrasikan mengoral kembali vaginanya ganas dan cepat. Dia menjerit… “Aaah…pak…aku tak tahan……aku tak tahan.. masukkan…. Sekarang auh…” Tak kupedulikan permintaannya, aku semakin antusias mengoral vagina indah ini. Tiba-tiba badannya menghentak menggulingkan tubuhku kemudian dia bangun , memutarkan badannya , kemudian dalam posisi menungging dia membidikkan penisku yang sedang berdiri tegak ke arah liang vaginanya yang sudah amat basah, lalu menghimpit pantatnya ke bawah dan… Blessshh….Penisku mulai memasuki liang vaginanya perlahan-lahan. Mataku nanar berkunang-kunang merasakan kenikmatan yang menyukair ‘tuk dibayangkan. Perlahan-lahan pantatnya mulai turun naik, tatkala ke-2 tangannya merengkuh pundakku dari belakang sambil bibirnya penuh nafsu menciumi dan menghisap bibirku. Gerakan pantatnya semakin cepat, kepala sudah mulai terdongak sambil melontarkan nafas mendengus seperti orang orang yang sedang ‘pushup’ “Ehh..euh…hekks…hekss…euh…” dengusan itu terus menerus keluar seiring hempasan pantatnya menghimpit selangkanganku sehingga penisku seperti dikocok-kocok, dipelintir dan dihisap-hisap amat nikmat. Mataku terbeliak-beliak menahan nikmat yang tidak terperi Merasa kakinya kurang nyaman, akhirnya istri tetanggaku meluruskan kakinya sehingga dia telungkup menindih tubuhku. Tangannya masih meraih pundakku sebagai pegangan dan buah dwujudnya ditempelkan pada dadaku. Kemudian kembali memaju mundurkan pantatnya agar vaginanya dapat bergesekan penisku dan penisku dapat keluar masuk hingga sampai ke pangkalnya. Gerakannya semakin cepat, ke-2 kakinya mulai kejang-kejang lurus dan erangannya semakin memburu “ Ouh…hekss….heks…heks…” Dan akhirnya…dia kembali menjerit panjang “Aaaaaahhhhkkkks……….” Badannya kembali melenting terdiam kaku, mulutnya menggigit pundakku dan ke-2 tangannya menarik pundakku amat keras dan kaku, dan beberapa detik kemudian keluar helaan nafas panjang darinya seperti melepas sesuatu yang amat nikmat… ”Ouhhhhhh…” Pantatnya berkedut-kedut, dan terjadi konstraksi yang amat hebat di dalam vaginanya yang kurasakan amat mencengkram kuat-kuat seluruh batang penisku dan diakhiri kedutan-kedutan dinding vagina yang memijit penisku bikinku diriku melenguh menerima sensasi yang amat nikmat dari vagina istri tetanggaku ini. “ohh….” Keluhku.

Baca Selengkapnya

Nah itu merupakan sebagian Cerita Kampungan Pembantuku Cerita Dewasa yang kami bagikan khusus untuk Anda penggila bokep sejati, tunggu Cerita Dewasa menarik di Sini s9s9.biz. Terima kasih atas kunjungannya di website ini s9s9.biz.

Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 2 years
Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa

Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa merupakan situs Foto Bokep terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, CCerita Sedarah, Cerita Dewasa Tante, Foto Bokep Terlaris serta Cerita Dewasa ABG Terlaris dan masih banyak lagi. Ngentot Cewek Karyawan Cerita Dewasa s9s9.biz adalah Foto Bokep ,Cerita Dewasa Bokept, nomer hp hot Terlaris, dan Video MesumTerlaris Tahun […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?