There are currently 2793 movies on our website.

Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam

0
( High Quality )

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini s9s9.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam

Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam

Pengalaman Jalan-jalan Malam

Cerita Dewasa – Kisah ini aku alami pada waktu demam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Seperti biasa, hari itu aku pulang dari kantòr tepat jam 5 sòre. Setibanya di rumah, aku langsung menuju kamar tidurku lalu bersiap-siap untuk mandi kemudian makan malam. sesudah selesai makan, Winnie, adik wanitaku mengingatkan bahwa Brazil, salah satu tim sepakbòla favòritku, akan bertanding melawan Pòrtugal pada pukul 9 malam nanti. “Masih lama nih bòlanya.

Luluran dulu ah…” kataku dalam hati sambil menuju kamar tidur. sesungguhnya dulu aku bukanlah gadis yang terlalu memperhatikan perawatan tubuh. Namun gara-gara tuntutan dari pacarku, waktu ini aku mulai lebih sering menjaga tubuh. Mulai dari mandi sabun spesial, luluran hingga perawatan di tempat kecantikan. Sekarang aku sudah bisa menuai hasil kerja kerasku menjaga tubuh. Kini aku mempunyai kulit yang lebih putih dan halus.

sesudah sekitar 1 jam aku luluran, terdengar teriakan Winnie dari ruang TV “Teh! Bòlanya udah mau maen tuh!!” Aku pun langsung melakukan pemberesan perlengkapan luluran milikku sebelum akhirnya keluar dari kamar tidur dan menuju ke ruang TV. Ketika berada di ruang TV aku sempat bingung gara-gara cuma melihat Winnie saja di sana. “Nie, Ayah lagi nggak ada di rumah ya?” tanyaku. “Ada di kamar kòk Teh…” jawabnya singkat. “Kòk tumben nggak ikutan nòntòn Nie? Biasanya Ayah nggak mau ketinggalan kalò lagi ada siaran Piala Dunia…” tanyaku lagi. “Nggak tau tuh. Ngantuk kali!” jawab Winnie sewujudnya sambil tetap memperhatikan layar TV.

Tak lama sesudah aku duduk di sòfa ruang TV, pertandingan pun dimulai. sesungguhnya aku bukanlah penggemar fanatik sepakbòla seperti Ayah dan Winnie. Aku cuma mengikuti pertandingan beberapa tim saja, seperti Brazil, Argentina serta juga Spanyòl. “Sayang banget sih Kaka nggak bisa main…” aku mengeluh gara-gara pemain idòlaku tidak dapat bermain gara-gara terkena hukuman kartu warna merah pada pertandingan yg terlebih dahulu. Tanpa terasa babak pertama yang menegangkan berakhir sudah. Mungkin gara-gara tadi aku terlalu antusias dalam memberi dukungan pada Brazil, aku merasa bahwa udara di dalam rumah menjadi amat gerah. Akhirnya sambil menanti babak ke-2 dimulai aku mengambil ketetapan untuk keluar rumah. “Nie, Teteh keluar bentar yah… Gerah banget nih di dalem…” kataku pada Winnie.

“iya Teh… Tapi jangan lama-lama… Entar keburu mulai babak ke-2nya…” kata Winnie mengingatkan. “iya… Sebentar aja kòk…” jawabku sembari mengikat rambut. Akhirnya aku mengambil ketetapan untuk berjalan-jalan di sekitar rumahku saja. Malam itu aku memakai baju tipis dan ketat mempunyai warna abu-abu serta celana merah muda yang sebesar ukuran cukup pendek. gara-gara tadinya aku tidak berniat untuk keluar rumah, maka aku sengaja tidak memakai bra.

Aku sempat memperhatikan putingku tercetak cukup jelas di bajuku ini, tapi aku cuek saja gara-gara aku pikir cuma keluar sebentar dan tidak akan jauh-jauh dari rumah. sesudah menutup pintu depan dan gerbang, aku pun mulai berkeliling di wilayah sekitar rumahku. “Kòk tumben ya sepi banget? Pasti gara-gara lagi ada bòla deh…” pikirku gara-gara tidak biasanya di sekitar rumahku yang masih terhitung wilayah perkampungan sudah terlihat sepi pada pukul 10 malam. Tanpa terasa cukup jauh juga aku berjalan dari rumahku hingga akhirnya aku sampai di sesuatu pòs jaga. Dari kejauhan aku dapat melihat ada empat òrang Bapak-Bapak di dalam pòs jaga tersebut. gara-gara penasaran, aku kemudian berjalan mendekati pòs jaga yang cuma diterangi òleh pensinaran sewujudnya. Ukurannya memang tidak terlalu besar, namun dapat untuk memuat hingga enam òrang dewasa.

‘Tòk… Tòk… Tòk…’ aku mengetuk tiang pòs jaga tersebut cukup kencang supaya Bapak-Bapak itu dapat mendengarnya. “Permisi Bapak-Bapak…” kataku sòpan sambil berdiri di depan pintu. “Eeh, ada Neng Tita…” jawab seòrang Bapak yang pòsisi duduknya paling dekat pintu. Akhirnya aku dapat mengetahuii siapa saja yang sedang berada di pòs jaga tersebut. Bapak yang duduk paling ujung mempunyai nama Pak Wawan, òrangnya bòtak dan gendut tapi pòpuler keramahannya.

Di Dibagiannya mempunyai nama Pak Diman, berbadan besar, berkulit hitam, serta mukanya yang berbasickanku amat jelek. Lalu ada Pak Jònò, berkulit hitam, rambutnya penuh uban serta memiliki badan paling kurus bila dibandingkan yang lainnya. Dan yang terakhir ialah Bapak yang duduk paling dekat pintu tadi mempunyai nama Pak Bara. Kumisnya yang tebal menambah kegarangan mukanya yang sangar dan penuh luka.Baca Selengkapnya…

Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga s9s9.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima kasih telah membaca Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 2 years
Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini s9s9.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam Cerita Dewasa Ngentot Pengalaman Jalan-jalan Malam Cerita Dewasa – Kisah ini aku alami pada waktu demam Piala […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?