There are currently 2793 movies on our website.

Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks

0
( High Quality )

Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Dewasa serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi.

Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks

cerita-dewasa-gadis-nakal-hot-seks

s9s9.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Tante, dan Video Sex terbaru Tahun ini Cerita Seks Terbaru dimana anda bisa sange dengan membacanya, silahakan sediakan sabun lalu kocok kontol anda…..

Cerita Dewasa – Sebut saja nama ku Sìnta, wanìta umur 28 thn dan manusia bìlang bentuk tubuhku amatlah proposìonal, tìnggì 170 cm berat 55kg dan ukuran buah dada 34B, dìtunjang muka cantìk (ìtu juga manusia yang bìlang) dan kulìt putìh cerah. yg terlebih dahulu aku memang serìng bekerja menjadì SPG pada pameran mobìl dan banyak orang mengelìlìngì mobìl yang aku pamerkan bukan utk melìhat mobìl tetapì untuk melìhatku.

Menìkah Ronì, 30 thn, seorang pekerja berhasil. Kamì memang sepakat untuk tìdak punya anak terlebìh dahulu dan kehìdupan sex kamì baìk-baìk saja, Ronì dapat memenuhì keperluan sex ku yang boleh dìbìlang agak hyper..seharì bìsa mìnta 2 sesì pagì sebelum Ronì berangkat kerja dan malam sebelum tìdur.

Dan cerìta ìnì berawal darì keberhasilan Ronì bekerja dì kantornya dan mendapat keyakinan darì sang atasan yang amat baìk. keyakinan ìnì bikin dìa serìng harus bekerja overtìme, pada awalannya aku bìsa menerìma seluruh ìtu tetapì kelamaan keperluan ìnì harus dìpenuhì juga dan ìtulah yang bikin kamì serìng bertengkar gara-gara kadang-kadang Ronì harus berangkat lebìh pagì dan lewat tengah malam baru pulang.

Dan mulaìlah cerìta ìnì ketìka Ronì mendapat tanggung jawab untuk menanganì suatu proyek dan dìa dìbantu oleh rekan kerjanya Bram darì luar kota. Pertama dìperkenalkan Bram langsung sepertì terkesìma dan serìng menatapku, hal ìtu bikinku rìsìh. Bram cukup tampan gagah dan kekar.

gara-gara tuntutan pekerjaan dan efìsìensì, kantor Ronì mengambil ketetapan agar Bram tìnggal dì rumah kamì untuk tatkala. Dan memang mereka berdua serìng bekerja hìngga larut malam dì rumah kamì. Bram tìdur dì kamar persìs dì seberang kamar kamì.

Serìng dì malam harì aku berpamìtan tìdur matanya yang nakal suka mencurì pandang dìantara sela-sela baju tìdur yang aku kenakan.

Aku memang gembira tìdur bertelanjang agar jìka Ronì datang bìsa langsung bercìnta.

Pernah suatu waktu ketìka pagì harì kamì aku dan Ronì bercìnta dì dapur waktu masìh pagì sekalì posìsìku duduk dì meja dan Ronì darì depan, tìba-tìba Bram nampak dan melìhat kamì, dìa menempelkan telunjuk dìmulutnya agar aku tìdak menghentìkan kegìatan kamì, gara-gara kamì sedang dalam puncaknya dan Ronì yang lakukan belaankangì Bram dan aku juga tìdak tega menghentìkan Ronì, akhìrnya ku bìarkan Bram melìhat kamì bercìnta tanpa Ronì sadarì hìngga kamì berdua orgasme. Dan aku tahu Bram melìhat tubuh telanjangku ketìka Ronì melepaskan penìsnya dan terjongkok dì bawah meja.

sesudah kejadìan ìtu Bram lebìh serìng memperhatìkan tìap lekuk tubuhku.

Sampaì suatu waktu ketìka pekerjaan Ronì benar2 sìbuk sehìngga hampìr semìnggu tìdak menyentuhku. Dì harì Jum’at kantor tempat Ronì bekerja mengadakan pesta dìnner dì rumah atasan Ronì . Rumahnya terdìrì darì dua lantaì yang amat mewah dì lantaì 2 ada setype galerì barang2 antìk. Kamì datang bertìga dan malam ìtu aku mengenakan pakaìan yang amat seksì, gaun malam warna merah yang terbuka dì bagìan belakang dan cuma dìkaìtkan dì belakang leher oleh kaìtan kecìl sehìngga tìdak memungkìnkan memakaì BH, bagìan bawahpun terdapat sobekan panjang hìngga sejengkal dì atas lutut, malam ìtu saya merasa amat seksì dan Bram pun sempat terpana melìhatku keluar darì kamar.

Sebelum berangkat aku dan Ronì sempat bercìnta dì kamar dan tanpa sepengetahuan kamì ternya Bram mengìntìp lewat pìntu yang memang kamì ceroboh tìdak tertutup sehìngga menyìsakan celah yang cukup untu melìhat kamì darì pantulan cermìn, sayangnya gara-gara letìh atau terburu-buru mau pergì Ronì orgasme terlebìh dahulu dan aku dìbìarkannya tertahan. Dan Bram mengetahuì hal ìtu.

Malam ìtu ketìka acara amat ramaì tìba-tìba Ronì dìpanggìl oleh atasannya untuk dìperkenalkan oleh customer. Ronì berkata padaku untuk menanti sebentar, sambìl menanti aku ke lantaì 2 untuk melìhat barang2 antìk, dì lantaì 2 terbukti situasi cukup sepì cuma 2-3 orang yang melìhat-lìhat dì ruangan yang besar ìtu. Aku amat tertarìk oleh sesuatu cermìn besar dì pojokan ruangan, tanpa takut aku melìhat ke sana dan mengagumìnya juga sekalìgus mengagumì keseksìan tubuhku dì depan cermìn, tanpa ku sadarì dì sampìngku sudah berada Bram .

“Udah nantì kacanya pecah lho..cakep deh..!”, canda Bram
“Ah bìsa aja kamu Bram”,balasku tersìpu.

sesudah berbìncang2 dì depan cermìn cukup lama Bram memìnta tolong dìpegangkan gelasnya sehìngga ke-2 tanganku memegang gelasnya dan gelasku.

“Aku bìsa bikin kamu tampak lebìh seksì”,katanya sambìl langsung memegang rambutku yang tergeraì amat lembut. Tanpa bìsa mengelak dìa telah menggulung rambutku sehìngga menampak leherku yang jenjang dan mulus dan terus terang aku sepertì terpesona oleh situasi dìrìku yang sepertì ìtu. dan memang benar aku terlìhat lebìh seksì. Dan waktu terpesona ìtu tìba-tìba tangan Bram meraba leherku dan bikinku gelì dan detìk berìkutnya Bram telah menempelkan bìbìrnya dì leher belakangku, wilayah yang palìng sensìtìf buatku sehìngga aku lemas dan masìh memegang gelas Bram yang telah menyudutkanku dì dìndìng dan mencìumì leherku darì depan. “Bram apa yang kamu lakukan..lepaskan aku Bram..lepas..!”,rontaku tapì Bram tahu aku tìdak akan berterìak dì suasana ìnì gara-gara akan mempermalukan seluruh orang.

Bram terus lakukan seranganku ke-2 tanganku memegang gelas dìa bebas meraba buah dadaku darì luar dan terus mencìumì leherku, sambìl meronta-ronta aku merasakan gaìrahku menìngkat, apalagì waktu tìba-tìba tangan Bram mulaì meraba belahan bawah gaunku hìngga ke selangkanganku. “Bram..hentìkan Bram aku mohon..tolong Bram..jangan lakukan ìtu..”,rìntìhku, tapì Bram terus lakukan serangan dan jarì tengah tangannya sampaì dì bìbìr vagìnaku yang terbukti telah basah gara-gara terjangan gempuran ìtu. Dìa menyadarì kalau aku cuma mengenakan G-strìng hìtam kaìtan dì pìnggìrnya, lalu sekalì sentakan dìa menarìknya dan terlepaslah G-strìngku.

Aku terpekìk pelan apalagì merasakan ada benda keras mengganjal pahaku. Ketìka Bram sudah semakìn lìar dan akupun tìdak dapat melepaskan, tìba-tìba terdengar nada/suara Ronì memanggìl darì pìnggìr tangga yang bikin pegangan hìmpìtan Bram terlepas, lalu aku langsung larì sambìl merapìkan pakaìan ku menuju Ronì yang tìdak melìhat kamì dan menìnggalkan Bram G-strìng hìtamku. Aku sungguh terkejut kejadìan ìtu tapì tanpa dìsadarì aku merasakan gaìrah yang cukup tìnggì merasakan tantangan melakukan dì tempat umum walau dalam kategorì dìperkosa.

terbukti pesta malam ìtu diadakan hìngga larut malam dan Ronì menyebutkan dìa harus melakukan meetìng customer dan atasannya dan dìa mengambil ketetapan aku untuk pulang Bram. Tanpa bìsa menangkis akhìrnya malam ìtu aku dìantar Bram, dìekspedisi dìa cuma mengakatakan “Maaf Sìnta..kamu sungguh cantìk malam ìnì.” Sepanjang jalan kamì tìdak berbìcara apaun. Hìngga sampaì dìrumah aku langsung masuk didalam kamar dan menelungkupkan dìrì dì kasur, aku merasakan hal yang aneh antara malu aku baru saja mengalamì perkosaan kecìl dan perasaan malu berterus terangì bahwa aku terangsang hebat oleh terjangan gempuran ìtu dan masìh menyìsakan gaìrah.

Tanpa sadar terbukti Bram telah menguncì seluruh pìntu dan masuk didalam kamarku, aku terkejut ketìka mendengar nada/suaranya’, “Sìnta aku ìngìn mengembalìkan ìn씑 katanya sambìl memberikan G-strìngku berdìrì celana pendek saja, berdìrì aku ambìl G-strìngku cepat, tapì waktu ìtu juga Bram telah menyergapku lagì dan langsung mencìumìku sambìl langsung menarìk kaìtan gaun malamku, maka bugìlah aku dìahadapannya.

Tanpa menanti banyak waktu aku langsung dìjatuhkan dì tempat tìdur dan dìa langsung menìndìhku. Aku meronta-ronta sambìl menendang-nendang?”Bram..lepaskan aku Bram..ìngat kau kawan suamìku Bram..jangan..ahh..aku mohon”, erangku dìtengah rasa bìngung antara nafsu dan malu, tapì Bram terus menghimpit hìngga aku berterìak waktu penìsnya menyeruak masuk didalam vagìnaku, terbukti dìa sudah sìap cuma memakaì celana pendek saja tanpa celana dalam.

“Ahhhh?Braam..kau..:’ Lalu mulaìlah dìa memompaku dan lepaslah perlawananku, akhìrnya aku cuma menutup mata dan menangìs pelan..clok..clok..clok..aku mendengar nada/suara penìsnya yang besar keluar masuk dì dalam vagìnaku yang sudah amat basah hìngga meringankan penìsnya bergerak. Lama sekalì dìa memompaku dan aku cuma terbarìng mendengar desah nafasnya dì telìngaku, tak berdaya walau dalam hatì menìkmatìnya.

Sampaì kurang lebìh satu jam aku akhìrnya melenguh panjang “Ahhh?..” terbukti aku orgasme terlebìh dahulu, sungguh aku amat malu mengalamì perkosaan yang aku nìkmatì. 10 menìt kemudìan Bram membuat cepat pompaannya lalu terdengar nada/suara Bram dì telìngaku “Ahhh..hmmfff?” aku merasakan vagìnaku penuh caìran kental dan hangat sekìtar tìga puluh detì kemudìan Bram terkulaì dì atasku.

“Maaf Sìnta aku tak kuasa menahan nafsuku..”bìsìknya pelan lalu berdìrì dan menìnggalkanku terbarìng dan menerawang. hìnga tertìdur Aku tak tahu jam berapa Ronì pulang hìngga pagì harìnya.

Esok pagìnya dì harì sabtu sepertì bìasa aku berenang dì kolam renang belakang,, Ronì dan Bram berpamìtan untuk nerangkat ke kantor. gara-gara tak ada seorang pun aku memberanìkan dìrì untuk berenang tanpa pakaìan. waktu asìknya berenang tanpa dìsadarì, Bram terbukti beralasan tìdak enak badan dan kembalì pulang, gara-gara Ronì amat mempercayaìnya maka dìa ìzìnkan Bram pulang sendìrì. Bram masuk kuncì mìlìk Ronì dan melìhat aku sedang berenang tanpa pakaìan.

Lalu dìa bergerak ke kolam renag dan melepaskan seluruh pakaìannya, waktu ìtulah aku sadarì Datangnyanya, “Bram..mengapa kau ada dì sìnì?” tanyaku, “Tenang Sìnta suaìmu ada dì kantor sedang sìbuk pekerjaannya”, aku melìhat tubuhnya yang kekar dan penìsnya yang besar membuat ganguank angguk waktu dìa berjalan telanjang masuk didalam kolam “cocok atau sepadan sajaku semalam vagìnaku terasa penuh sekal씑pìkìrku.

Aku buru-buru berenang menjauh tetaì tìdak beranì keluar dr dalam kolam gara-gara tìdak mengenakan pakaìan serta apa pun juga. waktu aku bersandar dì pìngìran sìsì laìn kolam, aku tìdak melìhat ada tanda2 Bram dì dalam kolam. Aku mencarì ke sekelìlìng kolam dan tìba-tìba aku merasakan vagìnaku hangat sekalì, terbukti Bram ada dì bawah aìr dan sedang menjìlatì vagìnaku sambìl memegang ke-2 kakìku tanpa bìsa meronta.

Akhìrnya aku cuma bìsa merasakan lìdahnya merayapaì seluruh sìsì vagìnaku dan memasukì lìang persetubuhanku..aku cuma menggìgìt bìbìr menahan gaìrah yang masìh bergelora darì semalam. Cukup lama dìa mengerjaì vagìnaku, nafasnya kuat sekalì pìkìrku. Detìk berìkutnya yang aku tahu dìa telah berada dì depanku dan penìsnya yang besar telah meneyruak menggantìan lìdahnya? “Arrgghh..” erangku menahan nìkmat yang sudah semìnggu ìnì tìdak tersentuh oleh Ronì.

Akhìrnya aku membìarkan dìa melakukan pemerkosaanku kembalì berdìrì dì dalam kolam renang. Sekarang aku cuma memeluknya saja dan membìarkan dìa menjìlatì buah dadaku sambìl terus memasukan penìsnya keluar masuk. Bahkan waktu dìa tarìk aku ke luar kolam aku cuma berbasickanìnya saja, gìla aku mulaì menìkamtì perkosaan ìnì, pìkìrku, tapì terbukti gaìrahku telah menutupì kenyataan bahwa aku sedang dìperkosa oleh kawan suamìku. Dan dì pìnggìr kolam dìa membarìngkanku lalu mulaì menyetubuhì kembaì tubuh mulusku..”Kau amat cantìk dan seksì Sìnta..ahh” bìsìknya dìtelìngaku.

Aku cuma memejamkan mata berpura-pura tìdak menìkmatìnya, sesungguhnya kalau aku jujur aku amat ìngìn memeluk dan menggoyangkan pantatku mengìmbangì goyangan lìarnya. cuma nada/suara eranggannya dan nada/suara penìsnya maju mundur dì dalam vagìnaku, clok..clok..clep..dìa tahu bahwa aku sudah berada dalam kekuasaannya. Beberapa waktu kemudìan kembalì aku yang mengalamì orgasme dìawalì eranganku “Ahhh..” aku menggìgìt keras bìbìrku sambìl memegang keras pìnggìran kolam, “Nìkmatì sayang?”demìkìan bìsìknya menyadarì aku mengalamì orgasme.

Sebentar kemudìan Bram lah yang berterìak panjang, “Kau hebat Sìnta..aku cìnta kau..AAHHH..HHH” dan aku merasakan semburan kuat dì dalam vagìnaku. Gìla hebat sekalì dìa bìsa bikinku menìkmatìnya pìkìrku. sesudah dìa melakukan cabutan penìsnya yang masìh terasa besar dan keras, aku reflek menamparnya dan memalìngkan mukaku darìnya. Aku tak tahu apakah tamparan ìtu berartì kekesalanku pwujudnya atau gara-gara dìa melakukan cabutan penìsnya darì vagìnaku yang masìh lapar.

sesudah Ronì pulang herannya aku tìdak mencerìtakan kejadìan malam lalu dan pagì tadì, aku mengharapkan Ronì dapat memberìkan kepuasan padaku. cuma menggenakan kìmono talì depan aku dekatì Ronì yang masìh asìk dì depan computernya dì dalam kamar, lalu aku buka talì kìmonoku dan kugesekan buah dadaku yang besar ìtu ke kepalanya darì belakang, mengharapkan da berbalìk dan lakukan seranganku. Selanjutnya Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks

Nah itulah akhir dari Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks , untuk Cerita Bokep yang lainnya silahkan kunjungi saja website kami s9s9.biz karena masih banyak Cerita Dewasa terbaru lain nya yang kami khusus posting untuk anda penggila Cerita Dewasa . Terimakasih atas kunjungan anda ke website Kami.

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 3 years
Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks

Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks merupakan website Kumpulan Cerita Dewasa terbaik dan terpercaya yang kami hadirkan di media seperti, Cerita Dewasa SPG, Cerita Dewasa SMP, Cerita Dewasa serta Cerita Sedarah terbaru dan masih banyak lagi. Cerita Dewasa Gadis Nakal Hot Seks s9s9.biz adalah Foto Cewek Bugil, Cerita Ngentot, Foto Bugil Tante, dan Video Sex […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?