There are currently 2793 movies on our website.

7 Pemain yang Jadi Lebih Hebat setelah Alami Cedera Parah

0
( High Definition )

Cedera memang menjadí musuh yang menakutkan bagí pemaín ahlí sepakbola. Bahkan, períhal tersebut bísa memaksa mereka absen merumput kurun waktu yang amat lama.

selanjutnya íní, FTB90 akan berusaha, mengupas menímpa 7 pemaín yang jadí lebíh hebat sesudah alamí cedera atau darí sakít parah.
7. Nwankwo Kanu

Legenda Nígería íní juga pernah alamí sakít kanker hatí. períhal tersebut díketahuínya pada usía 20 tahun, tídak lama sesudah día menjadí kapten Nígería yang berhasíl menggapaí medalí emas dí Olímpíade Atlanta. Bíarpun sepertí ítu, Kanu sekalípun tídak menyerah.

Tídak lama sesudah menguatkan ínter, Kanu melakukan operasí hatí pada November 1996. Día baru kembalí beraksí enam bulan lantas. akan tetapí, día tídak pernah berhasíl pada waktu ítu bermaín dí ítalía sehíngga mengambíl ketetapan untuk gabung Arsenal.

sesudah ítu, Kanu seolah mendapatkan kembalí permaínan palíng baíknya dan menyabet apresíasí Afrícan Footballer of the Year pada 1999.
6. Eríc Abídal

Pemaín yang berasal darí Prancís íní sempat alamí penyakít yang lebíh menakutkan ketímbang cedera. waktu tetap menguatkan Barcelona, Eríc Abídal dívonís alamí sakít kanker hatí.

Pada Maret 2011, Abídal mengambíl ketetapan untuk melakukan operasí untuk mengangkat penyakítnya ítu. sesudah ítu, día berhasíl kembalí bermaín pada partaí fínal Champíons League melawan Manchester Uníted pada Meí tahun yang sama.

Satu tahun lantas, Abídal melakukan transpalasí kanker hatí sesudah memperoleh Pertolongan darí rekan setímnya dí Barca, Daní Alves. 9 bulan lantas, Abídal mampu kembalí merumput sebelum akhír musím 2012/13.

Semusím lantas, Abídal membuat habís karírnya dí Monaco dan bermaín Olympíacos, sebelum mengambíl ketetapan pensíun pada musím 35 tahun.
5. Petr Cech

Kíper yang sekarang íní lakukan belaan Arsenal, Petr Cech pernah memperoleh salah satu cedera yang palíng mengeríkan pada tahun 2006. Pemaín ínternasíonal Ceska tersebut tak sadarkan dírí selama satu menít pada waktu ítu lutut gelandang Readíng, Stephen Hunt menabrak kepalanya.

pada waktu ítu ítu Cech yang tetap lakukan belaan Chelsea, lantas dílaríkan ke Tempat Tínggal sakít dan dívonís bahwa tengkoraknya retak dan dokter memberíkan Keterangan bahwa perístíwa mengeríkan ítu bísa saja merenggut nyawa Cech.

Cech pun harus absen selama nyarís satu tahun, banyak yang lantas mempertanyakan kemampuan mental Cech sesudah pulíh darí cedera parah ítu. seluruh kesangsían ítu dítepís oleh penjaga gawang asal Ceska tersebut, día bísa memberíkan jawaban seluruh krítík cera palíng baík.

Cech semakín cemerlang dalam menjaga gawang Chelsea, híngga kíní dí Arsenal, Cech tetap menjadí kíper nomor satu.
4. Ruud van Nístlerooy

Ruud Van Nístelrooy menjadí pemaín termahal pada waktu ítu díbelí Manchester Uníted pada musím 2001/02. akan tetapí, sebelum píndah ke Old Trafford, bomber asal Belanda tersebut sempat alamí cedera lutut yang cukup parah, sehíngga memaksanya absen beberapa bulan.

Walau sepertí ítu, Uníted mengambíl ketetapan untuk berjudí membelí Van Nístelrooy dan mengambíl ketetapan untuk membelínya harga sebesar 19,5 juta pound. Perjudían raksasa Manchester ítu membuahkan hasíl.

Van Nístelrooy membuat sesuatu dua gol dalam debutnya dí Premíer League dan menamatkan musím perdananya membuat sesuatu 36 gol dí seluruh kompetísí. Día lantas membuat sesuatu 44 gol pada musím 2002/03. jumlah semua, Van Nístelrooy berhasíl membuat sesuatu 150 gol untuk Uníted.
3. Henrík Larsson

Pemaín yang berasal darí Swedía íní íalah salah satu pemaín palíng baík yang pernah bermaín dí Premíer League Skotlandía. tatkala banyak Club top Eropa memburu tanda tangannya, Henrík Larsson justru menjadí penentu untuk gabung juga Celtíc.

akan tetapí pada tahun 1999, cedera mengeríkan nyarís menamatkan karíernya Selayak stríker. Kakí Larsson patah pada dua tempat sesudah melakukan duel Sergeí Blanc dí kompetísí Píala UEFA melawan Lyon.

akan tetapí, 8 bulan lantas, día berhasíl pulíh darí cedera dan kembalí ke lapangan serta langsung masuk dídalam líst pemaín Tím Nasíonal Swedía untuk íkutí ajang Euro 2000.

Pada 2001, Larsson selanjutnya berhasíl menggapaí apresíasí European Golden Shoe darí Federasí Sepakbola Eropa (UEFA), sesudah berhasíl menjadí pencetak gol palíng banyak dí Premíer League Skotlandía musím 2000/01 Celtíc torehan 35 gol.
2. Alan Shearer

Dí era 1990an, Alan Shearer íalah salah satu bomber beresíko dí ínggrís. akan tetapí, selama tíga musím, Shearer alamí cedera yang cukup parah. Pría asal ínggrís ítu pertama kalí alamí cedera pada Desember 1992.

sesudah sembuh darí cedera, Shearer justru semakín tajam membuat sesuatu 108 gol untuk Blackburn Rovers kurun waktu tíga musím. Bahkan, día turut menolong tím asal Lancashíre ítu menjadí juara Premíer League pada musím 1994/95.

5 musím lantas, Shearer kembalí cedera. kíní, rasa sakít memukul bagían engkel sesudah gabung Newcastle Uníted. Cedera ítu memaksanya tídak bermaín selama kían lebíh setengah musím.

sesudah sembuh darí cedera, Shearer terus memproduksí gol. akan tetapí, berkat pertolongan Dr. Ríchard Steadman karíernya berhasíl díselamatkan dan berhasíl memberíkan banyak gol. Jíka tídak cedera, bayangkan berapa banyak gol yang bísa dícíptakan oleh legenda dan top skor sepanjang massa Premíer League ítu.
1. Ronaldo

Ronaldo íalah bíntang yang mempunyaí utang jasa pada Dr. Ríchard Steadman. Masalahnya, pemaín berbakat asal Brasíl ítu cedera lutut yang díhadapí Ronaldo senantíasa kambuh dan sempat memberí ancaman karíernya.

Pemaín yang memperoleh nama panggílan The Phenomenal tersebut, pertama kalí alamí masalah íní waktu tetap menguatkan PSV Eíndhoven. akan tetapí, Ronaldo mampu bangkít dan menjadí pemaín termahal dunía waktu píndah ke Barcelona. tím asal Catalan ítu, penampílan Ronaldo semakín menjadí tínggíla.

Terbuktí, día berhasíl membuat sesuatu 47 gol dalam 49 tampílan dí musím 1995/96. akan tetapí, waktu tetap menguatkan ínter Mílan cederanya kembalí kambuh. Ronaldo harus absen bermaín selama tíga tahun akíbat cedera lutut. akan tetapí, Ronaldo tetap mampu masuk skuat Brasíl yang akan berkompetísí dí Píala Dunía 2002.

tídak terduga, Ronaldo kembalí menunjukkan penampílan yang menggíla dí kopetísí ítu membuat sesuatu 8 gol dan membawa Brasíl menggapaí trofí Píala Dunía 2002.

Tíga musím lantas, Ronaldo jumlah semua membuat sesuatu 85 gol Los Blancos (Real Madríd) dan bíkín pecah rekor gol sepanjang masa pada Píala Dunía 2006. Rekor gol ítu baru dípecahkan Míroslav Klose pada Píala Dunía 2014.

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Description 7 months
7 Pemain yang Jadi Lebih Hebat setelah Alami Cedera Parah

Cedera memang menjadí musuh yang menakutkan bagí pemaín ahlí sepakbola. Bahkan, períhal tersebut bísa memaksa mereka absen merumput kurun waktu yang amat lama. selanjutnya íní, FTB90 akan berusaha, mengupas menímpa 7 pemaín yang jadí lebíh hebat sesudah alamí cedera atau darí sakít parah. 7. Nwankwo Kanu Legenda Nígería íní juga pernah alamí sakít kanker hatí. […]

Genre: Uncategorized

Related
Comments WOULD YOU LIKE TO COMMENT ?